Kamis, 25 Juni 2015

SENTENCE CONNECTOR, RELATIVE CLAUSE, ADVERB, ADJECTIVE

Sentence connector
Penghubung kalimat digunakan untuk menghubungkan gagasan dari satu kalimat ke kalimat sesudahnya dan memberikan koherensi kalimat. Penghubung kalimat melakukan fungsi yang berbeda dan ditempatkan pada awal kalimat. Mereka digunakan untuk memperkenalkan, ketertiban, kontras, ide urut, teori, data dll.

Relative clause
Adalah anak kalimat yang memberi keterangan pada orang atau benda sebelumnya. Relative clause diawali dengan kata penghubung who, whom, whose, which, that dengan fungsi sebagai berikut.

  1. Who untuk menerangkan orang sebagai subject. Contoh : Who. The fisherman who caught a lot of tunas gave us some.
  2. Whom untuk menerangkan orang sebagai object. Contoh : Whom. The farmer whom i wanted to see was away on holiday.
  3. Whose untuk menerangkan orang sebagai pemilik (menggantikan my, yours, our, has, her). Contoh : Whose. The woman whose bike was lost asked me.
  4. Which untuk menerangkan benda sebagai subject maupun object. Contoh : Which. The book which i bought at bookstore has sold out.
  5. That untuk menerangkan orang atau benda baik sebagai subject atau object. Contoh : That. No one that he loves won’t come to his party.
Adverb
adalah kata yang berfungsi untuk mendeskripsikan verb (kata kerja). Kata keterangan bahasa Inggris ini merupakan satu dari delapan part of speech yang mungkin berbentuk sederhana (fast, there, usually), atau berbentuk frasa (adverb phrase)

Contoh:
  1. She plays piano well. (Dia memainkan piano dengan baik)
  2. John drives so fast. (John menyetir dengan sangat cepat)
  3. Andy works so hard. (Andy bekerja dengan sangat keras)
  4. Long before I was born, this tree was here. (Jauh sebelum aku lahir, pohon ini sudah di sini)
  5. The murderer was arrested just outside his home. (Pembunuh itu ditangkap hanya di depan rumahnya).
Adjective
adalah kata yang digunakan untuk menerangkan atau pronoun. yang dapat berupa orang (person), tempat (place), binatang (animal), benda atau konsep abstrak. Kata sifat bahasa Inggris ini merupakan satu dari delapan part of speech. Adjective biasanya mendahului kata benda atau kata ganti yang diberi sifat atau bisa juga berdiri sendiri jika menjadi objek sebuah kalimat nomimal.

Contoh :
  1. He is a brave man in this village.
  2. This coffee is bitter than before.
  3. She is very cute and beautiful.
  4. This box contains fresh fish.
  5. This thing is rare and valuable, it’s really hard to find it.

Selasa, 19 Mei 2015

CAUSATIVE VERBS

Pengertian Causative Verb

Causative verb adalah kata kerja yang digunakan untuk menunjukkan bahwa subject tidak bertanggungjawab langsung terhadap aksi yang terjadi melainkan seseorang atau sesuatu yang lain yang melakukan aksi tersebut.

Fungsi dan Rumus Causative Verbs

Kalimat causative verb terbagi menjadi 2 macam, yaitu active dan passive causative. Pada kalimat active causative verb, agent (yang mengerjakan aksi) diketahui. Sebaliknya, pada kalimat passive causative verb, agent biasanya tidak disebutkan.

Let, make, have, dan get merupakan causative verb yang umum digunakan. Fungsi dan rumus let, make, have, dan get sebagai berikut.

Verb Let
Fungsinya : membiarkan seseorang melakukan sesuatu
Rumus:  Active causative : S + let + agent + action verb (bare infinitive) + …

Verb Make
Fungsinya : memaksa atau sangat menyakinkan seseorang untuk melakukan sesuatu
Rumus :  Active causative : S + (make-made) + agent + action verb (bare infinitive) + …

Verb Have
Fungsinya : menginginkan seseorang mengerjakan sesuatu untuk subjek
Rumus :  Active causative : S + (have-had) + agent + action verb (bare infinitive) + object
Passive causative : S + (have-had) + object + action verb (V-3)

Verb Get
Fungsinya : mirip dengan have namun dengan struktur kalimat yang berbeda
Rumus :  Active causative : S + (get-got) + agent + action verb (to infinitive) + …
Passive causative : S + (got) + object + action verb (V-3)

Contoh :
  1. My teacher make me do my home work
  2. Never let her go, or you will regret forever.
  3. I get you to like this explanation.
  4. He has her bike fixed
  5. I have the speaker loaded.
  6. I make this place cleaned.
  7. Belfort makes Donnie killed.
  8. Do you get your shoes washed?
  9. Roman gets her hair cut.
  10. She got her parents to buy her a car.

Sumber :
  • http://www.wordsmile.com/pengertian-rumus-contoh-kalimat-causative-verbs
  • http://inggrisonline.com/pengertian-causative-verb-have-get-make-beserta-rumus-dan-contoh-kalimat/http://www.wordsmile.com/pengertian-rumus-contoh-kalimat-causative-verbs


Kamis, 23 April 2015

COMPARISON DEGREE

Comparison atau bentuk perbandingan adalah kata sifat yang digunakan untuk menyatakan tingkat perbandingan. Dalam bahasa Inggris menggunakan 3 bentuk perbandingan, yaitu :
a. Positive Degree
b. Comparative Degree
c. Superlative Degree

a. POSITIVE DEGREE
Positive Degree (Tingkatan Biasa) adalah kata sifat yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu benda atau orang dalam keadaan sama dengan yang lainnya. Susunan kalimat ini dibentuk dengan menempatkan kata sifat ( adjectives) diantara dua as.

to be + as + adjective + as

 Contoh :
- He is as tall as his uncle.
- Najlia is as smart as Rania.
- You are as small as my sister.
- She is as beautiful as her sister.
- He drives as carefully as my father in the residential area.

b. COMPARATIVE DEGREE
Comparative Degree (Tingkatan Lebih) digunakan untuk menyatakan bahwa keadaan suatu benda atau orang lebih dari yang lainnya. Aturan pembentukan kalimat ini adalah sebagai berikut :

to be + comparative + than

Keterangan :
- Tambahkan akhiran "er" pada kata sifat ( adjectives ) yang pendek (umumnya terdiri dari satu atau dua suku kata), gabungkan dengan kata "than".
- Untuk kata sifat ( adjectives ) yang lebih panjang (lebih dari dua suku kata) umumnya didahului dengan kata "more" sebelum kata sifat, kemudian diikuti dengan kata "than".

Contoh :
- My house is larger than Doni's house.
- Magazine is more interesting than newspaper.
- Mr.Jack is richer than Mr. Black.
- Your heart is colder than ice.
- I run faster than you did.

c. SUPERLATIVE DEGREE
Superlative Degree (Tingkatan Paling) digunakan untuk menyatakan bahwa suatu benda atau orang adalah paling dibanding lainnya.

to be + the superlative

contoh :
- He is the funniest student in this class.
- She is the most beautiful of all the girls.
- This is the most expensive car.
- Sterling runs faster than Januzaj
- She works harder than her mother


sumber:



ADVERB vs ADJECTIVE

ADVERB

Pengertian Adverb
Adverb adalah kata yang berfungsi untuk mendeskripsikan verb (kata kerja). Kata keterangan bahasa Inggris ini merupakan satu dari delapan part of speech yang mungkin berbentuk sederhana (fast, there, usually), atau berbentuk frasa (adverb phrase

Penempatan Adverb
Penempatan adverb sangat fleksibel. Perhatikan contoh-contoh di bawah ini:
  • Now, I want you to sleep. (Di awal kalimat).
  • I give up to love you completely. (Di akhir kalimat).
  • The store have to be immediately closed. (Sebelum kata kerja)
  • Jenny works hard. (Setelah kata kerja)
Fungsi Adverb
  • Menerangkan kata Kerja.
Contoh kalimat:
She drives her car carrefully. (Dia mengendarai mobilnya dengan pelan-pelan).
She plays piano well. (Dia memainkan piano dengan baik).
  • Menerangkan Kata Sifat.
Contoh kalimat:
You are very beautiful. (Kamu sangat cantik)
John drives so fast. (John menyetir dengan sangat cepat).
  • Menerangkan Adverb yang lain.
Contoh kalimat:
Sean sings very well. (Sean bernyanyi dengan sangat baik).
Andy works so hard. (Andy bekerja dengan sangat keras).
  • Menerangkan Preposition (Kata depan).
Contoh kalimat:
Long before I was born, this tree was here. (Jauh sebelum aku lahir, pohon ini sudah di sini).
  • Menerangkan Frase.
Contoh kalimat:
The murderer was arrested just outside his home. (Pembunuh itu ditangkap hanya di depan rumahnya).
  • Menerangkan Kalimat.
Contoh kalimat:
Certainly, She will not love me because of my fault. (Pasti, dia tidak akan mencintaiku karena kesalahanku).

ADJECTIVE

Pengertian Adjective
Adjective adalah kata yang digunakan untuk menerangkan nounatau pronoun yang dapat berupa orang (person), tempat (place), binatang (animal), benda atau konsep abstrak. Kata sifat bahasa Inggris ini merupakan satu dari delapan part of speech. Adjective biasanya mendahului kata benda atau kata ganti yang diberi sifat atau bisa juga berdiri sendiri jika menjadi objek sebuah kalimat nomimal.

Jenis Adjective

  • Original Adjective.

Artinya, adjective dalam pengertian ini tidak terbentuk dari unsur kata apapun, melainkan memang dia tercipta untuk menjadi adjective.
Contoh: Don’t step on the floor, it still wet.
  • Past Participle.

Past participle atau yang biasa kita kenal dengan V3 seperti: confused (bingung), broken (rusak) juga bisa menjadi adjective.
Contoh: Please help me to fix my broken car (tolong perbaiki mobilku yang rusak)

  • Article.

Seagian ahli grammar ada juga yang menganggap bahwa article juga termasuk adjective. Yang termasuk article adalah “a”, “an”, dan “the”.

  • Possessive Adjective.

Possessive bisa diartikan dengan “kepemilikan”. Dan yang dimaksud di sini adalah possessive pronoun yang terdiri dari: my, your, his, her, its, their. Walaupun sebenarnya possessive pronoun tidak menerangkan atau menjelaskan kata benda, tapi oleh para ahli grammar dimasukkan dalam kategori adjective.

  • Demonstrative Adjective.

Yang dimaksud dengan demonstrative adjective adalah kata tunjuk seperti: these, this, that. Contoh: When the librarian tripped over that cord, she dropped a pile of books.

  • Interrogative Adjective.

Karena interrogative, maka tentu menggunakan kata tanya seperti: what dan which. contoh: Whichplants should be watered twice a week?

Bentuk Adjective

  • Adjective Position
Kata sifat mungkin menempati salah satu posisi:
  • Attributive: diletakkan di depan noun (beautiful girls)
  • Postpositive: dibelakang noun tanpa disela linking verb (someone special)
  • Predicative: diletakkan setelah noun dengan disela linking verb (contoh kalimat: The lady is beautiful)
  • Adjective Order
Jika ada lebih dari satu adjective di depan noun, kita perlu mengikuti adjective order, yakni urutan adjective berdasarkan kategori: opinion, size, age, shape, color, origin, material, purpose.
Contoh Adjective Order: two happy small blue birds (opinion – size – color)
  • Adjective Degree
Untuk menyatakan perbandingan, dapat digunakan adjective dalam bentuk:
  • positive degree: membandingkan kesetaraan (She is as good as you in math.)
  • comparative degree: untuk membandingkan dua hal (Today should be betterthan yesterday.)
  • superlative degree: untuk membandingkan tiga hal atau lebih (He was the bestof all of us.)
  • Adjective Clause
Adjective Clause merupakan dependent clause yang berfungsi sebagai adjective, untuk menjelaskan noun atau pronoun di dalam complex sentence.
Contoh Kalimat Adjective Clause: The student who always goes to school by bus is my friend.


PERBEDAAN ADVERB DAN ADJECTIVE

Adjectives
Adverbs
Fluent
Contoh kalimat:
Her English is fluent.
(Artinya: Bahasa Inggris diafasih/ lancar)
Fluently
Contoh kalimat:
She can speak English fluently.
(Artinya: Dia dapat berbicara Bahasa Inggris dengan fasih/ lancar)
Slow
Contoh kalimat:
He is a slow reader.
(Artinya: Dia adalah pembaca yang lambat)
Slowly
Contoh kalimat:
He reads the book slowly.
(Artinya: Dia membaca buku dengan lambat)
Quick
Contoh kalimat:
She is quick writer.
(Artinya: Dia adalah penulis yang cepat)
Quickly
Contoh kalimat:
She writes quickly.
(Artinya: Dia menulis dengan cepat)


sumber :

Rabu, 25 Maret 2015

CONDITIONAL SENTENCE

Conditional tenses are used to speculate about what could happen, what might have happened, and what we wish would happen. In English, most sentences using the conditional contain the word if. Many conditional forms in English are used in sentences that include verbs in one of the past tenses. This usage is referred to as "the unreal past" because we use a past tense but we are not actually referring to something that happened in the past. There are five main ways of constructing conditional sentences in English. In all cases, these sentences are made up of an if clause and a main clause. In many negative conditional sentences, there is an equivalent sentence construction using "unless" instead of "if".

Conditional
Sentence
Type

Usage

If clause verb tense

Main clause verb tense
Type 1

A possible condition and
Its probable result

Simple present
Simple future
Type 2

A hypothetical condition and its probable result

Simple past
Present conditional or present continous conditional
Type 3

An unreal past condition and its probable result in the past

Past perfect
Perfect conditional
TYPE 1 CONDITIONAL
The type 1 conditional is used to refer to the present or future where the situation is real. The type 1 conditional refers to a possible condition and its probable result. In these sentences the if clause is in the simple present, and the main clause is in the simple future.

Form:    if + Simple Present, will-Future

Example :

  1.  If I have enough money, I will buy a car.
  2. If you study hard, you will pass the exam.
  3. If he doesn’t hurry, he will late.

TYPE 2 CONDITIONAL
The type 2 conditional is used to refer to a time that is now or any time, and a situation that is unreal. These sentences are not based on fact. The type 2 conditional is used to refer to a hypothetical condition and its probable result. In type 2 conditional sentences, the if clause uses the simple past, 
and the main clause uses the present conditional.

Form:    if + Simple Past, Conditional I (= would + Infinitive)

Example :

  1. If i lost my wallet, i would not buy this guitar.
  2. If they had not enough skill, they would not win this game.
  3. If you passed the exam, you would not miss this class

TYPE 3 CONDITIONAL
The type 3 conditional is used to refer to a time that is in the past, and a situation that is contrary to reality. The facts they are based on are the opposite of what is expressed. The type 3 conditional is used to refer to an unreal past condition and its probable past result. In type 3 conditional sentences, the if clause uses the past perfect, and the main clause uses the perfect conditional.

Form:    if + Past Perfect, Conditional II (= would + have + Past Participle)

Example :

  1. If the weather is nice tomorrow, we would have played football.
  2. If I had accepted that invitation, I would have gone to the party.
  3. If you had found her bracelet, you  would not  have given her a new bracelet .

Sumber :
·         https://www.ego4u.com/en/cram-up/grammar/conditional-sentences

Rabu, 21 Januari 2015

CONTOH KASUS MASALAH AKUISISI

Fiat Akuisisi Perusahaan Mobil AS Chrysler

Fiat sebelumnya sudah menguasai 58,5 persen saham Chrysler. Sekarang Fiat mengambil alih seluruh saham Chrysler agar bisa bersaing dan melakukan ekspansi di pasar global.

Fiat membuat langkah penting mengawali tahun 2014 dan membeli semua saham Chrysler yang masih dimiliki oleh serikat buruh otomotif Amerika Serikat UAW dan dikelola oleh Veba Trust. Fiat ingin melakukan ekspansi di pasar global dan bersaing dengan perusahaan otomotif lain seperti Volkswagen, General Motors dan Ford.

Direktur Utama Fiat Sergio Marchionne menyebut akuisisi tersebut "akan dicatat dalam sejarah". "Dengan kepemilikan penuh, kita sekarang bisa mewujudkan visi sebagai pabrikan mobil global", kata Marchionne.

Pasar terbesar bagi mobil Fiat selama ini adalah Eropa dan Amerika Selatan. Sedangkan perusahan Chrysler yang berpusat di Auburn Hills dekat Detroit merupakan merek populer di Amerika Serikat. Perusahaan Fiat dan Chrysler antara lain memproduksi mobil merek Alfa Romeo, Lancia, Jeep, Dodge dan Ram.

Veba Trust sebelumnya menguasai 41,5 persen saham Chrysler. Menurut keterangan Fiat, perusahaannya membayar 3,65 miliar dollar AS secara tunai kepada Veba Trust untuk menguasai 100 persen saham Chrysler. Selain itu, Fiat masih akan mebayar 700 juta dollar dalam empat angsuran. Seluruh transaksi akan diselesaikan sampai 20 Januari mendatang.

Strategi jangka panjang

Akuisisi Chrysler diharapkan bisa menjadi terobosan penting bagi Fiat yang selama ini menguasai pasar domestik di Italia tapi kurang mampu bersaing di pasar internasional. Fiat membeli sebagian saham Chrysler tahun 2009. Ketika itu, Chrysler terancam bangkrut dan harus mendapat bantuan dari pemerintah AS.

Fiat menawarkan teknologi tinggi sedangkan Chrysler bisa menjadi pintu utama membuka pasar AS lewat jaringan distribusinya. Sejak Fiat masuk ke Chrysler, kondisi perusahaan makin membaik dan Chrysler mulai membukukan keuntungan dalam dua tahun terakhir.

Perundingan untuk pengambil alihan perusahaan otomotif Amerika Serikat itu sudah dilakukan sejak berbulan-bulan dengan AUW dan Veba Trust yang memegang 41,5 persen saham Chrysler. Tapi selama ini, Veba meminta harga terlalu tinggi.

Dalam kuartal ketiga tahun 2014, keuntungan Chrysler naik 22 persen, mencapai hampi 464 juta dollar. Sedangkan omsetnya naik 14 persen mencapai nilai 17,6 miliar dollar. Fiat sendiri sempat mengalami kesulitan di pasar Italia dan Eropa yang saat ini mengalami kelesuan. Bergabungnya Fiat dan Chrysler menjadi langkah strategis penting bagi masa depan perusahaan.

hp/rn (dpa, rtr, afp)


sumber : http://www.dw.de/fiat-akuisisi-perusahaan-mobil-as-chrysler/a-17337466

Kamis, 18 Desember 2014

CONTOH KASUS ETIKA TELEOLOGI

Contoh kasus dari etika teleologi :

1.                   Seorang anak mencuri untuk membeli obat ibunya yang sedang sakit. Tindakan ini baik untuk moral dan kemanusiaan tetapi dari aspek hukum tindakan ini melanggar hukum sehingga etika teleologi lebih bersifat situasional, karena tujuan dan akibatnya suatu tindakan bisa sangat bergantung pada situasi khusus tertentu.

2.                   PT. PLN memonopoli kelistrikan nasional, kebutuhan listrik masyarakat sangat bergantung pada PT. PLN, tetapi mereka sendiri tidak mampu secara merata dan adil memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya daerah-daerah yang kebutuhan listriknya belum terpenuhi dan juga sering terjadi pemadaman listrik secara sepihak sebagaimana contoh diatas. Kejadian ini menyebabkan kerugian yang tidak sedikit bagi masyarakat, dan investor menjadi enggan untuk berinvestasi, monopoli di PT. PLN terbentuk secara tidak langsung dipengaruhi oleh Pasal 33 UUD 1945, dimana pengaturan, penyelengaraan, penggunaan, persediaan dan pemeliharaan sumber daya alam serta pengaturan hubungan hukumnya ada pada negara untuk kepentingan mayoritas masyarakat dan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Maka PT. PLN dinilai etis bila ditinjau dari teori etika teleologi.

3.                   Febri merupakan seorang yang berasal dari golongan sangat mampu. Febri mempunyai teman bernama Asep. Asep seorang anak pertama dan berasal dari keluarga tidak mampu, pekerjaan orang tuanya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan perut. Belum lagi saudara Asep banyak berjumlah 8 saudara. Walaupun begitu Asep mempunyai cita-cita tinggi yaitu ingin melanjutkan kuliah di perguruan tinggi ternama di luar negeri. Tetapi sayang, cita-citanya mesti terhalang oleh tingginya biaya yang mesti dikeluarkan. Febri tau hal ini dan ingin memberikan bantuan pada Asep. Tetapi Febri sadar keinginan tersebut terhalang oleh orang tuanya yang tidak bersedia meminjamkan karena keluarganya walaupun sangat mampu tapi sangat pelit. Alhasil, Febri berbohong pada orang tuanya dengan alasan yang Febri buat. Akhirnya Febri diberikan uang. Lalu ia memberi uang tersebut kepada Asep. Asep sangat berterimakasih karena berkat bantuan yang diberikan cita-cita Asep dapat tercapai. Berbohong merupakan perbuatan yang buruk. Tetapi, akibatnya adalah kebaikan, kenapa dikatakan sebagai kebaikan karena berbohong untuk membantu orang yang tidak mampu.

Contoh kasus egoism :
a.       (mungkin masih ada) para petinggi politik yang saling berebut kursi “kekuasaan” dengan melakukan berbagai cara yang bertujuan bahwa dia harus mendapatkannya.

b.      kewajiban untuk menepati janji.

Contoh kasus utilitarainisme :
a.       melakukan kerja bakti yang di adakan di lingkungan sekitar, sebagai upaya untuk kebersihan lingkungan dan membuat tempat tersebut juga jadi nyaman dan sehat untuk masyarakatnya.

b.      Tindakan PT. PLN bila ditinjau dari teori etika utilitarianisme dinilai tidak etis, karena mereka melakukan monopoli. Sehingga kebutuhan masyarakat akan listrik sangat bergantung pada PT. PLN

ETIKA TELEOLOGI

Etika teleologi yaitu etika yang mengukur baik buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yang hendak dicapai dengan tindakan itu, atau berdasarkan akibatnya yang ditimbulkan atas tindakan yang dilakukan. Suatu tindakan dinilai baik, jika bertujuan mencapai sesuatu yang baik,atau akibat yang ditimbulkannya baik dan bermanfaat. Misalnya : mencuri sebagai etika teleology tidak dinilai baik atau buruk. berdasarkan tindakan itu sendiri, melainkan oleh tujuan dan akibat dari tindakan itu. Jika tujuannya baik, maka tindakan itu dinilai baik. Contoh seorang anak mencuri untuk membiayai berobat ibunya yang sedang sakit, tindakan ini baik untuk moral kemanusian tetapi dari aspek hukum jelas tindakan ini melanggar hukum. Sehingga etika teologi lebih bersifat situasional, karena tujuan dan akibatnya suatu tindakan bisa sangat bergantung pada situasi khusus tertentu. Karena itu setiap norma dan kewajiban moral tidak bisa berlaku begitu saja dalam situasi sebagaimana dimaksudkan.

Menurut Kant, setiap norma dan dan kewajiban moral tidak bisa berlaku begitu saja dalam setiap situasi. Jadi, sejalan dengan pendapat Kant, etika teleologi lebih bersifat situasional karena tujuan dan akibat suatu tindakan bisa sangat tergantung pada situasi khusus tertentu. Berdasarkan pembahasan etika teleologi ini muncul aliran-aliran teleologi, yaitu egoisme dan utilitarianisme.

Egosime
Egoisme adalah pandangan bahwa tindakan setiap orang bertujuan untuk mengejar kepentingan atau memajukan dirinya sendiri. Egoisme bisa menjadi persoalan serius ketika secara signifikan berhubungan dengan hedonism, yaitu ketika kebahagiaan dan kepentingan pribadi semata-mata hanya kenikmatan fisik yang bersifat vulgar. Artinya, yang baik secara moral disamakan begitu saja dengan kesenangan dan kenikmatan.

Utilitarianisme
Utilitarianisme adalah penilaian suatu perbuatan berdasarkan baik dan buruknya tindakan atau kegiatan yang bertumpu pada tujuan atau akibat dari tindakan itu sendiri bagi kepentingan orang banyak. Utilitarianisme bahkan bisa membenarkan suatu tindakan yang secara deontologis tidak etis sebagai tindakan yang baik dan etis, yaitu ketika ternyata tujuan atau akibat dari tindakan itu bermanfaat bagi bayak orang. Utilitarianisme sangat menghargai kebebasan setiap pelaku moral.

Menurut teori ini suatu perbuatan adalah baik jika membawa manfaat, tapi manfaat itu harus menyangkut bukan saja satu dua orang melainkan masyarakat sebagai keseluruhan. Contoh : kewajiban untuk menepati janji

sumber :
http://bembyagus.blogspot.com/2012/04/teori-teori-etika-bisnis-etika.html
http://narara.wordpress.com/2011/11/29/pengertian-teoleologi-dan-deontologi/

Minggu, 26 Oktober 2014

ARTIKEL EKONOMI & BISNIS

Begini Penilaian Menteri Kelautan dan Perikanan Soal Perikanan RI
27 Okt 2014 10:33







Susi Pudjiastuti (kiri) saat Berbicara di Kampus UGM (foto: UGM.ac.id)

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama PT ASI Pudjiastuti Aviaton, Susi Pudjiastuti  menyatakan berani mengemban tugas sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Hal itu karena melihat kondisi perikanan tanah air yang mengkhawatirkan. Bahkan pihaknya mengatakan kondisi tersebut ironis mengingat besarnya potensi sumber daya Indonesia.

"Seperti tikus mati di lumbung padi, 70 persen kita laut. Tapi ekspor Indonesia di bawah Taiwan," kata dia di Jakarta, seperti ditulis Senin (27/10/2014).

Oleh karena itu, pihaknya menyatakan akan berupaya keras membenahi kondisi ini. Dia optimistis bermodalkan pengalaman panjang selama 33 tahun di dunia perikanan dan penerbangan mampu membawa arah kelautan dan perikanan RI jauh lebih baik.

Dia menambahkan, jaringan  kuat yang telah dia bangun selama ini dan pengalaman yang dimilikinya diharapkan menjadi modal menduduki posisi menteri.

"Dengan bisnis penerbangan yang saya bangun, network yang besar, saya tahu banyak hal. Saya blended,  persiapan akan berguna untuk pekerjaan saya," tutur Susi Pudjiastuti.
Namun begitu, dia memaparkan belum bisa menentukan langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan ke depannya. Ia menuturkan, hal itu menunggu rapat kabinet bersama Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat.

"Kita bekerja secara tim di kabinet. Saya jawab besok setelah meeting dengan presiden. Dapat arahan program kita fokuskan apa dulu," tandas dia. (Amd/Ahm)

SUMBER :
http://bisnis.liputan6.com/read/2124884/begini-penilaian-menteri-kelautan-dan-perikanan-soal-perikanan-ri

ETIKA UTILITARIANISME DALAM BISNIS

Kriteria dan Prinsip Etika Utilitarianisme

Aliran utilitarianisme ini berakar pada ajaran tentang kegunaan atau utility, yang menyatakan, bahwa : baik atau buruk sebuah tindakan diukur dari apakah tindakan itu menghasilkan tingkat kesenangan atau kebahagian yang terbanyak, dengan pengorbanan yang paling sedikit.
Istilah utilitarianisme sebagai suatu nama aliran yang berasal dari kata latin utilis yang berarti berguna. Aliran utilitarianisme ini terbagi antara lain aliran act utilitarianism serta rule utilirianism yang sering diterjemahkan sebagai ‘Utilitarianisme tindakan” dan ‘Utilitarianisme peraturan’
Prinsip- prinsip aliran utilitarianisme, menurut Jeremy Bentham (1748-1832) didasarkan kepada dua prinsip, yaitu :
-       asosiasi (association principle) serta
-       kebahagiaan terbesar (greatest happiness principle).
Bagi Bentham, prinsip kebahagiaan terbesar secara singkat terjadi jika :
“An action is right from an ethnical point of view if and only if the sum total of utilities produced by the act is greater than tha sum of total utilities produced by nay other act the agent could have performed in its place”.
Apa-apa “yang baik” merupakan kesenangan buruk” adalah rasa sakit. Tindakan “yang baik” secara etika mengacu pada kebijakan dan kebahagiaan, sedangkan “yang menghasilkan kebahagiaan terbesar.
Bentham berkeinginan untuk mencari kesamaan mendasar guna mampu memberikan landasan objektif atas semua norma yang berlaku secara umum serta yang daopat dietrima oleh masyarakat luas. Caranya ialah dengan menimbang segi-segi manfaat dibandingkan dengan kerugian setiap tindakan.
Tokoh lain dari aliran utulitarianesme adalah John Stuart Mill (1806-1973), seorang pengikut sekaligus pewaris yang meneruskan pemikiran Bentham. Tema sentral dari pemikiran Mill ialah, bahwa tugas utama seseorang adalah untuk tidak menimbulkan derita bagi sesama manusia.
Mill menyatakan, bahwa akumulasi asset perlu diikuti oleh distribusi asset pula demi kebaikan masyarakat. Jika diperlukan, distribusi asset dapat dipaksakan oleh masyarakat melalui penggunaan pajak, atau penyitaan asset sekalipun. Hanya Mill tidak menerangkan hubungan antara distribusi dengan produksi, khususnya alat-alat produksi, yang kemudian dikembangkan oleh Karl Marx. Terlepas dari kekurangan ataupun kekeliruannya, Mill merupakan pemikir yang secara tegas meghubungkan (dalam Principles) utilitarianisme.
Apabila aliran utilitarianisme hedonis menitikberatkan ajaran mereka pada kesenangan dan kebahagian perorangan sebagai tolak ukur, maka aliran utilitarianesme Bentham, Mill dan kemudian Henry Sidgwick (1838-1900), menggeluti pemikiran mereka tentang Kebahagian individu?. Mereka berpendapat bahwa merupakan tugas individu, atau perorangan, untuk meningkatkan kebahagian masyarakat secara universal, bukan hanya kebahagian perorangan saja.
Prinsip utilitarianisme pun dapat menjelaskan mengapa perbuatan seperti membunuh, berdusta, selingkuh dianggap secara moral adalah salah, sedang beberapa tindakan lain seperti berterus-terang, kesetiaan, tepat janji merupakan hal-hal yang benar. Jika orang berdusta ia merugikan masyarakat karena menebarkan rasa saling tidak percaya diantara masyarakat sedangkan jika ia berbuat benar maka terciptalah iklim saling percaya, saling membantu yang mampu memperbaiki kualitas hidup manusia dalam sebuah masyarakat yang tertib serta rapih.
Utilitarianisme sangat berperan dalam Ilmu ekonomi dan bisnis, sejak awal abad ke XIX, banyak pakar ekonomi berpendapat perilaku ekonomi dapat dijelaskan melalui asumsi, bahwa manusia senantiasa berusaha untuk memaksimalkan manfaat dirinya sendiri maupun kinerjanya, sedangkan nilai manfaat diukur dari harga yang diperoleh.
Prinsip Utilitarianisme juga sangat cocok dengan konsep yang sering terjadi dalam tujuan bisnis yaitu efisiensi. Efisiensi terjadi jika maksimalisasi produksi dapat dicapai lewat pemanfaatan sumber daya yang ada tanpa memerlukan penambahan asset apapun. Kegiatan dinilai efisien apabila hasilnya sesuai dengan yang telah direncanakan dengan mengunakan sumber daya yang ada seminimal mungkin. Dengan menggunakan semboyan kelompok utilitarianisme, efisiensi merupakan hasil berupa manfaat (benefit) yang sebesar-besarnya dengan menggunakan cost yang serendah-rendahannya, seperti yang dijabarkan oleh ilmu ekonomi secara umum.

Nilai Positif Etika Utilitarianisme

Maksud Asas Manfaat atau Kegunaan, kata Bentham, ialah asas yang menyuruh setiap orang untuk melakukan apa yang menghasilkan kebahagiaan atau kenikmatan terbesar yang diinginkan oleh semua orang untuk sebanyak mungkin orang atau untuk masyarakat seluruhnya. Oleh karena itu, menurut pandangan utilitarian, tujuan akhir manusia, mestilah juga merupakan ukuran moralitas. Dari sini, muncul ungkapan ‘tujuan menghalalkan cara’. Nilai Positif Etika Utilitarianisme antara lain :
    Pertama, Rasionalitas. Prinsip moral yang diajukan etika utilitarianisme tidak didasarkan pada aturan-aturan kaku yang tidak dipahami atau tidak diketahui keabsahannya. Etika utilitarianisme memberikan kriteria yang objektif dan rasional.
        Kedua, Utilitarianisme sangat menghargai kebebasan setiap pelaku moral.Tidak ada paksaan bahwa orang harus bertindak dengan cara tertentu yang tidak diketahui alasannya.
        Ketiga, Universalitas. Mengutamakan manfaat atau akibat dari suatu tindakan bagi banyak orang. Suatu tindakan dinilai bermoral apabila tindakan tersebut memberi manfaat terbesar bagi banyak orang.
2.       Utilitarianisme Sebagai Proses dan standar Penilaian
1.       sebuah penilaian mengenai kesejahteraan manusia, atau utiliti, dan
2.  sebuah petunjuk untuk memaksimalkan kesejahteraan (utiliti), yang didefinisikan sebagai, memberikan bobot yang sama pada kesejahteraan orang per-orang.

Analisa keuntungan dan kerugian

Utilitarianisme mengatakan bahwa tindakan yang benar adalah yang memaksimalkan utiliti, yaitu memuaskan preferensi yang berpengetahuan sebanyak mungkin.
Dalam pandangan kaum utilitarian-aturan, perilaku tak adil dalam mendeskriminasi kelompok-kelompok minoritas menyebabkan meningkatnya ketakutan pihak lain dengan mengalami aturan yang mengijinkan diskriminasi.
Keuntungan dan kerugian, cost and benefits, yang dianalisis tidak dipusatkan pada keuntungan dan kerugian perusahaan. Analisis keuntungan dan kerugian tidak ditempatkan dalam kerangka uang dan untuk jangka panjang.

Langkah konkret yang perlu diambil dalam membuat kebijaksanaan bisnis , berkaitan dengan Analisis keuntungan dan kerugian :

      Mengumpulkan dan mempertimbangkan alternatif kebijaksanaan dan kegiatan bisnis sebanyak-banyaknya.
        Seluruh alternatif pilihan dalam analisis keuntungan dan kerugian, dinilai berdasarkan keuntungan yg menyangkut aspek-aspek moral.
      Analisis Neraca keuntungan dan kerugian perlu dipertimbangkan dalam kerangka jk panjang.

Kelemahan Etika Utilitarianisme

     Manfaat merupakan konsep yang begitu luas sehingga dalam kenyataan praktis akan menimbulkan kesulitan yamg tidak sedikit.
     Tidak pernah menganggap serius nilai suatu tindakan pada dirinya sendiri dan hanya memperhatikan nilai suatu tindakan sejauh berkaitan dengan akibatnya.
        Tidak pernah menganggap serius kemauan baik seseorang
        Variabel yang dinilai tidak semuanya dapat dikualifikasi.
     Seandainya ketiga kriteria dari etika utilitarisme saling bertentangan, maka akan ada kesulitan dalam menentukan prioritas di antara ketiganya.

Jalan Keluar

Tanpa ingin memasuki secara lebih mendalam persoalan ini, ada baiknya kita secara khusus mencari  beberapa jalan keluar yang mungkin berguna bagi bisnis dalam menggunakan etika utilitarianisme yang memang punya daya tarik istimewa ini. Yang perlu diakui adalah bahwa tidak mungkin mungkin kita memuaskan semua pihak secara sama dengan tingkat manfaat yang sama isi dan bobotnya. Hanya saja, yang  pertama-tama harus dipegang adalah bahwa kepentingan dan hak semua orang harus diperhatikan, dihormati, dan diperhitungkan secara sama. Namun, karena kenyataan bahwa kita tidak bisa memuaskan semua pihak secara sama dengan tingkat manfaat yang sama isi dan bobotnya, dalam situasi tertentu kita memang terpaksa harus memilih di antara alternative yang tidak sempurna itu. Dalam hal ini, etika utilitarianisme telah menberi kita criteria paling objektif dan rasional untuk memilih diantara berbagai alternative yang kita hadapi, kendati mungkin bukan paling sempurna.

Karena itu, dalam situasi di mana kita terpaksa mengambil kebijaksanaan dan tindakan berdasarkan etika utilitarianisme, yang mengandung beberapa kesulitan dan kelemahhan tersebut di atas, beberapa hal ini kiranya perlu diperhatikan.

a)        Dalam banyak hal kita perlu menggunakan perasaan atau intuisi moral kita untuk mempertimbangkan secara jujur apakah tindakan yang kita ambil itu, yang memenuhi criteria etika utilitarianisme diatas, memang manusiawi atau tidak.

b)         Dalam kasus konkret di mana kebijaksanaan atau tindakan bisnis tertentu yang dalam jangka panjang tidak hanya menguntungkan perusahaan tetapi juga banyak pihak terkait, termasuk secara moral, tetapi ternyata ada pihak tertentu yang terpaksa dikorbankan atau dirugikan secara tak terelakkan, kiranya pendekatan dan komunikasi pribadi akan merupakan sebuah langkah yang punya nilai moral tersendiri.

Sumber :

Jumat, 20 Juni 2014

Resensi Buku



HUJAN SAFIR

1. Identitas Buku

Judul Buku      : Hujan Safir
Penulis             : Meyda Sefira
Penerbit           : MCM Publishing
Tahun Terbit    : Februari, 2014
Tebal Buku      : xx + 188 halaman
Harga buku     :  Rp. 79.000,-

2. Kepengarangan

Meyda Safira, lahir di Bandung pada 20 Mei 1988. Annak ketiga dari lima bersaudara.Mey, sapaan akrab Meyda Safira adalah Sarjana Teknik Lingkungan di ITENAS Bandung. Ia tercatat sebagai mahasiswa terbaik dan berprestasi di kampusnya. Mey saati ini dikenal sebagai aktris muslimah. Ia membintangi film Ketika Cinta Bertasbih, Dalam Mihrab Cinta, Cinta Suci Zahrana, dan lain - lain. Selain menjadi aktris ia juga menjadi asisten dosen di almamaternya di ITENAS Bandung sampai sekarang.

3. Sinopsis

"Hujan Safir", merupakan rekaman peristiwqa hidup. Sebuah diary peristiwa tawa, bahagia, dan air mata. Sebuah perjalanan seorang Meyda Sefira menemukan cahaya. Meyda, bertutur dengan bijak dalam buku ini: masa kecilnya yang unik, prestasinya yang melesat karena cibiran, perjuangannya mencari pekerjaan di siang terik, wisata spiritualnya menjadi sosok Muslimah yang 'berani' mengenakan jilbab, hingga ia dikenal luas sebagai Aktris Muslimah setelah memerankan Ayatul Husna dalam Megafilm Ketika Cinta Bertasbih. Semua itu diungkap dalam buku ini.

4. Kekurangan dan Kelebihan Buku

Buku ini juga mempunyai beberapa kekurangan yang kebanyakan terletak pada sisi kepenulisan. Terdapat banyak kata yang berulang dalam satu kalimat. Penulisan yang salah. Dan beberapa kalimat yang kata-katanya kurang memahamkan. Namun dibalik semua itu buku ini sangat menginspirasi. Sungguh layak untuk dibaca terutama kalangan muslimah.

Sabtu, 07 Juni 2014

Pengertian Laporan Ilmiah dan Sistematika Laporan Ilmiah


Laporan ilmiah ialah karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seseorang atau sekelompok orang yang berhubungan secara struktural atau kedinasan setelah melaksanakan tugas yang diberikan. Laporan ilmiah dibuat sebagai bukti pertanggungjawaban bawahan/petugas atau tim/panitia kepada atasannya atas pelaksanaan tugas yang diberikan. Laporan ilmiah harus memuat data yang tepat dan benar serta objektif dan sistematis sehingga dapat dijadikan ukuran untuk membuat pertimbangan dan keputusan. Berdasarkan sifat penyajiannya, laporan dibedakan menjadi laporan formal dan laporan informal.

Bagaimana Sistematika Laporan Ilmiah? Laporan ilmiah dapat berbentuk naskah atau buku karena berisi halhal yang terperinci berkaitan dengan data-data yang akurat dan lengkap. Laporan ilmiah atau laporan formal terdiri atas :

Bagian awal, terdiri atas :

Halaman judul: judul, maksud, tujuan penulisan, identitas penulis, instansi asal, kota penyusunan, dan tahun
Halaman pengesahan (jika perlu)
Halaman motto/semboyan (jika perlu)
Halaman persembahan (jika perlu)
Prakata;
Daftar isi;
Daftar tabel (jika ada)
Daftar grafik (jika ada)
Daftar gambar (jika ada)
Abstak : uraian singkat tentang isi laporan

Bagian Isi, terdiri atas:

Bab I Pendahuluan berisi tentang: Latar belakang, Identitas masalah, Pembatasan masalah, Rumusan masalah, Tujuan dan manfaat
Bab II : Kajian Pustaka
Bab III : Metode
Bab IV : Pembahasan
Bab V : Penutup

Bagian Akhir, terdiri atas

Daftar Pustaka
Daftar Lampiran
Indeks : Daftar istilah

sumber :
pengertian para ahli, 2013, "Pengertian Laporan Ilmiah dan Sistematika Laporan Ilmiah", http://www.pengertianahli.com/2013/10/pengertian-laporan-ilmiah-dan.html

Sabtu, 03 Mei 2014

Ingin Rombak Chelsea, Mourinho Incar 5 Pemain

Oleh: Reza Adi Surya
Bola - Jumat, 2 Mei 2014 | 14:16 WIB

INILAHCOM, London - Pelatih Chelsea, Jose Mourinho, sudah tak sabar menatap musim depan. The Special One siap merombak skuad asuhannya.

Setelah gagal menjuarai Liga Champions, Chelsea hampir dipastikan gagal meraih satu pun trofi musim ini. Memang masih ada Liga Primer Inggris, tapi peluangnya sangat kecil.


Diberitakan Daily Mail, Mourinho akan segera bertemu dengan pemilik klub, Roman Abramovich, untuk membicarakan soal transfer pemain musim depan. Mantan pelatih Real Madrid itu ingin membenahi tiga sektor, bek kiri, gelandang tengah dan penyerang.


Meski memiliki dua penyerang top, Fernando Torres dan Samuel Eto'o, lini depan Chelsea jauh dari kata memuaskan. Untuk mengatasi permasalahan di juru gedor, Mourinho membidik Edinson Cavani (PSG) dan Diego Costa (Atletico Madrid). Sebagai alternatif, nama penyerang Bayern Munchen, Mario Mandzukic, juga masuk incaran.


Frank Lampard tak lagi muda. Untuk itu, Mourinho sudah menyiapkan pemain pengganti, yakni gelandang Tottenham Hotspur, Paulinho, dan pemain muda yang disebut sebagai 'The Next Mesut Ozil', Hakan Calhanoglu.


Posisi bek kiri juga menjadi prioritas. Apalagi kontrak Ashley Cole akan habis musim ini. Besar kemungkinan mantan pemain Arsenal itu akan dilepas. Sebagai pengganti, bek muda Southampton, Luke Shaw, dipersiapkan Mourinho.


Dari semua bidikan Mourinho, nama Diego Costa yang paling santer diberitakan akan bergabung musim depan. The Blues menyiapkan dana 32 juta Poundsterling (622 miliar Rupiah) untuk pemain berdarah Brasil tersebut.


sumber : 
http://bola.inilah.com/read/detail/2097088/ingin-rombak-chelsea-mourinho-incar-5-pemain#.U2XUfYGSzF9

saya akan memberikan opini tentang artikel diatas. menurut saya perombakan tim chelsea untuk musim depan sangat diperlukan terutama di posisi striker. striker - striker chelsea kurang tajam dan sudah mulai termakan usia. untuk itu pembelian Diego Costa atau Cavani maupun Mandzukic itu merupakan jurus jitu untuk memperbaiki pos penyerangan. namun untuk para kandidat saya lebih memilih Edinson Cavani untuk diboyong ke Stamford Bridge. Karena striker tersebut sudah teruji ketajamannya di liga Italia maupun di liga Prancis. Walaupun performanya menurun di PSG tetapi naluri ketajamannya masih tangguh. Namun  karena harga yang diminta PSG sangatlah besar jadi solusinya adalah membeli Diego Costa. namun kandidat lain, yaitu Mari Mandzukic menurut saya itu kurang tepat. Karena menurut saya Mandzukic bukanlah tipe striker yang mempunyai naluri mencetak gol tinggi. 


untuk posisi gelandang mungkin menurut saya Chelsea harus memperhatikan pos pos yang ditinggal dan akan ditinggal oleh punggawanya. kita bisa lihat setelah peninggalannya Juan Mata ke Manchester United praktis posisi playmaker Chelsea saat ini kosong. hanya Oscar dan Willian penggantinya. Menurut saya posisi playmaker ini sangat dibutuhkan mengingat pengganti Juan Mata pada pos ini belum sepenuhnya tergantikan. Oscar yang digadang - gadang akan menggantikan posisi Juan Mata nyatanya performanya kurang stabil dan cenderung menurun. Sedangkan Willian bukan sepenuhnya pemain playmaker, sejatinya Willian merupakan winger. Jadi untuk pembelian Hakan Calhanoglu itu sangatlah tepat. mengingat Hakan "The Next Mesut Oezil" ini merupakan pemain yang bertipikal playmaker yang mempunyai visi bermain yang serupa dengan Juan Mata. 


Sedangakan untuk posisi bek kiri itu harus mulai dirombak. karena pemain Chelsea pada posisi ini sudah memperhatikan. Kita bisa lihat Ashley Cole yang sudah termakan usia serta Ryan Bertrand yang kurang berkembang sehingga Ia dipinjamkan ke West Ham United. Kandidat kandidat pemain yang diincar Chelsea pada posisi ini sangatlah baik. Luke Shaw merupakan pemain muda asli Inggris yang sangat baik. Sedangkan Filipe Luis ini tidak diragukan lagi ketangguhannya menjaga barisan pertahanan kiri Atletico Madrid yang sangat kuat. Jadi untuk posisi ini Chelsea mempunyai kandidat pemain yang sama baiknya dengan punggawa terdahulunya.